Tuesday, December 11, 2018

Tulisan : Prof. Dr. Bj. Habibie.

Tulisan : Prof. Dr. Bj. Habibie._

Ada yang memiliki kecukupan harta dan benda, tapi dia diberi sakit yang parah,
.
Ada yang memiliki istri yang cantik, tapi dia diberi rumah tangga yang setiap hari cek-cok,
.
Ada yang suami – istri keluarganya lengkap diberi anak yang lucu-lucu dan sehat, tapi keluarganya, ayah-ibu, adik-kakaknya berantakan,
.
Ada yang memiliki pasangan penyabar dan penyayang, tapi dia masih merindukan momongan,
.
Ada yang memiliki suami tampan dan karier yang mapan, Tapi dia juga sering merasakan perangai suaminya yang kasar dan kurang perhatian,
.
Ada yang memiliki semunya hampir sempurna, tapi dia tidak mendapat kesolehan dan merasakan manis-nya ibadah,

.
Maka yakinlah bahwa setiap orang yang memiliki kelebihan pasti ia juga memiliki kekurangan,
.
Tidak ada yang sempurna..

Belum tentu semua yang terlihat indah serta manis diluarnya, seperti itu juga di dalamnya,
.
Andai saja kita dapat mengetahuinya, pasti kita akan banyak bersyukur kepada Allah yang telah menjadikan diri kita seperti ini tanpa melirik dan mengharapkan kehidupan orang lain yang kita idam-idamkan.
.
Boleh jadi, ketika kita mengetahui keadaan yang sebenarnya, kita akan berdoa kepada Allah agar jangan diberi ujian yang sama seperti diri dia.
.
Jadi sekali lagi tidak perlu iri dengan kehidupan orang lain, karena apa yang sekarang kita jalani itu adalah rezeki yang terbaik dan ternikmat yang Allah anugerahkan kepada kita,
.
Banyak hal yang baik dalam diri setiap manusia, namun kadang kita lupa mensyukuri nikmat itu,
.
Maka banyaklah bersyukur atas keadaan mu yang sekarang ini, Karena jika Allah menghendaki maka semua juga akan berubah.
.
Semoga Allah senantiasa menolong kita untuk bisa menjadi hamba-hambaNya yang banyak bersyukur. Aamiin.

_______
Wassalam,
_Habibie

Sunday, September 2, 2018

IINDONESIA

SUBHANALLAH..

Benarkah nama negara kita INDONESIA diberi nama sesuai dgn akronim para WALI SONGO?

1. I   Ibrahim Malik (Sunan
        Gresik)
2. N  Nawai Macdhum (Sunan
         Bonang)
3. D  Dorojatun R Khosim
         (Sunan Drajat)
4. O  Oesman R Djafar Sodiq
         (Sunan Kudus)
5. N  Ngampel R Rahmat
         (Sunan Ampel)
6. E  Eka Syarif Hidayatullah
         (SunanGunungJati)
7. S   Syaid Umar (Sunan
          Muria)
8. I    Isyhaq Ainul Yaqin
         ( Sunan Giri)
9. A  Aburahman R Syahid
         (Sunan Kalijaga)

Jumlah huruf INDONESIA 9 sesuai dgn jumlah Wali/Alim Ulama dikala itu = WaliSongo atw 9 Wali.
laluuuuuu...

Pernahkah  Kita Menghitung Angka dari
Kata  "INDONESIA" ???

SUBHAANALLAH,
Akan di dapat Keajaiban  yang luar biasa,

Mari, Kita coba Hitung :
Abjad = Urutan Angka

I : 9
N : 14
D : 4
O : 15
N : 14
E : 5
S : 19
I : 9
A : 1

Dari Semua Angka, yang Muncul Hanya
Angka  "1-9-4-5",

Tdk ada angka 2,3,6,7,8

Tentu ini Bukan Kebetulan...
Ini adalah Kehendak dan Karunia dari ALLAH SUBHAANALLAHU WA TAÀLA.

Mari coba kita jumlahkan semua angka dari
Kata "INDONESIA", jumlahnya "90",

Dalam AL QURÀN,
Surat ke-90 adalah
Surat Al-Balad,
yang Artinya "NEGERI"

Tentu ini Bukan Suatu
Kebetulan ini semua Karunia yang Luar Biasa dari Allah Subhaanallaahu wa taàla.

Mungkin ini juga jawaban pada HADITS ROSULLULAH
yang Mengatakan : 
Bahwa akan ada Negeri di atas Awan Bernama
Samudra...
yang di-Kelilingi Air dan menghasilkan Banyak Ulama...

Ternyata Negeri itu adalah...
 INDONESIA- Baldatun Thoyyibatun Wa Robbun Ghofur

Mari kita jadikan INDONESIA menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdaulat dan bermatabat

Friday, May 25, 2018

DETIK-DETIK WAFATNYA SITI KHADIJAH, ISTRI TERCINTA RASULULLAH

Sdrku... Mari sejenak bertafakur untuk mengenang wafatnya ibunda kita /umat muslim Siti Khadijah istri kesayangan Rosulullah Muhammad saw. Semoga menjadi ibroh kita dan menambah keimanan. ( berulang saya membacanya selalu 😭😭😭)

DETIK-DETIK WAFATNYA SITI KHADIJAH, ISTRI TERCINTA RASULULLAH

Siti Khadijah adalah istri pertama Rasulullah. Orang yang pertama kali beriman kepada ALLAH dan kenabian Rasulullah. Orang yang sangat berjasa bagi dakwah Rasulullah dan penyebaran agama Islam.

Siti Khadijah wafat pada hari ke-11 bulan Ramadlan tahun ke-10 kenabian, tiga tahun sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah. Khadijah wafat dalam usia 65 tahun, saat usia Rasulullah sekitar 50 tahun.

PERMINTAAN TERAKHIR

Diriwayatkan, ketika Khadijah sakit menjelang ajal, Khadijah berkata kepada Rasululllah SAW,

Aku memohon maaf kepadamu, Ya Rasulullah, kalau aku sebagai istrimu belum berbakti kepadamu.

Jauh dari itu ya Khadijah. Engkau telah mendukung dawah Islam sepenuhnya, jawab Rasulullah

Kemudian Khadijah memanggil Fatimah Azzahra dan berbisik,

Fatimah putriku, aku yakin ajalku segera tiba, yang kutakutkan adalah siksa kubur. Tolong mintakan kepada ayahmu, aku malu dan takut memintanya sendiri, agar beliau memberikan sorbannya yang biasa untuk menerima wahyu agar dijadikan kain kafanku.

Mendengar itu Rasulullah berkata,

Wahai Khadijah, ALLAH menitipkan salam kepadamu, dan telah dipersiapkan tempatmu di surga.

Ummul mukminin, Siti Khadijah pun kemudian menghembuskan nafas terakhirnya dipangkuan Rasulullah. Didekapnya istri Beliau itu dengan perasaan pilu yang teramat sangat. Tumpahlah air mata mulia Beliau dan semua orang yang ada disitu.

KAIN KAFAN DARI ALLAH

Saat itu Malaikat Jibril turun dari langit dengan mengucap salam dan membawa lima kain kafan. Rasulullah menjawab salam Jibril dan kemudian bertanya,

Untuk siapa sajakah kain kafan itu, ya Jibril?

Kafan ini untuk Khadijah, untuk engkau ya Rasulullah, untuk Fatimah, Ali dan Hasan jawab Jibril. Jibril berhenti berkata dan kemudian menangis.

Rasulullah bertanya, Kenapa, ya Jibril?

Cucumu yang satu, Husain tidak memiliki kafan, dia akan dibantai dan tergeletak tanpa kafan dan tak dimandikan sahut Jibril.

Rasulullah berkata di dekat jasad Khadijah,

Wahai Khadijah istriku sayang, demi ALLAH, aku takkan pernah mendapatkan istri sepertimu. Pengabdianmu kepada Islam dan diriku sungguh luar biasa. ALLAH maha mengetahui semua amalanmu.

"Semua hartamu kau hibahkan untuk Islam. Kaum muslimin pun ikut menikmatinya. Semua pakaian kaum muslimin dan pakaianku ini juga darimu.

"Namun begitu, mengapa permohonan terakhirmu kepadaku hanyalah selembar sorban?

Tersedu Rasulullah mengenang istrinya semasa hidup.

Seluruh kekayan Khadijah diserahkan kepada Rasulullah untuk perjuangan agama Islam. Dua per tiga kekayaan Kota Mekkah adalah milik Khadijah. Tetapi ketika Khadijah hendak menjelang wafat, tidak ada kain kafan yang bisa digunakan untuk menutupi jasad Khadijah.

Bahkan pakaian yang digunakan Khadijah ketika itu adalah pakaian yang sudah sangat kumuh dengan 83 tambalan diantaranya dengan kulit kayu.

Rasulullah kemudian berdoa kepada ALLAH.

Ya ALLAH, ya Ilahi Rabbi, limpahkanlah rahmat-Mu kepada Khadijahku, yang selalu membantuku dalam menegakkan Islam. Mempercayaiku pada saat orang lain menentangku. Menyenangkanku pada saat orang lain menyusahkanku. Menentramkanku pada saat orang lain membuatku gelisah. Oh Khadijahku sayang, kau meninggalkanku sendirian dalam perjuanganku. Siapa lagi yang akan membantuku?

Tiba-tiba Ali berkata, Aku, Ya Rasulullah!

PENGORBANAN SITI KHADIJAH SEMASA HIDUP

Dikisahkan, suatu hari ketika Rasulullah pulang dari berdakwah, Beliau masuk ke dalam rumah. Khadijah menyambut, dan hendak berdiri di depan pintu. Ketika Khadijah hendak berdiri, Rasulullah bersabda,

Wahai Khadijah tetaplah kamu ditempatmu.

Ketika itu Khadijah sedang menyusui Fatimah yang masih bayi.

Saat itu seluruh kekayaan mereka telah habis. Seringkali makananpun tak punya. Sehingga ketika Fatimah menyusu, bukan air susu yang keluar akan tetapi darah. Darahlah yang masuk dalam mulut Fatimah r.a.

Kemudian Beliau mengambil Fatimah dari gendongan istrinya lalu diletakkan di tempat tidur. Rasulullah yang lelah seusai pulang berdakwah dan menghadapi segala caci maki dan fitnah manusia itu lalu berbaring di pangkuan Khadijah.

Rasulullah tertidur. Ketika itulah Khadijah membelai kepala Rasulullah dengan penuh kelembutan dan rasa sayang. Tak terasa air mata Khadijah menetes di pipi Rasulullah. Beliau pun terjaga.

Wahai Khadijah Mengapa engkau menangis? Adakah engkau menyesal bersuamikan aku, Muhammad? tanya Rasulullah dengan lembut.

Dahulu engkau wanita bangsawan, engkau mulia, engkau hartawan. Namun hari ini engkau telah dihina orang. Semua orang telah menjauhi dirimu. Seluruh kekayaanmu habis. Adakah engkau menyesal wahai Khadijah bersuamikan aku, Muhammad?" lanjut Rasulullah tak kuasa melihat istrinya menangis.

Wahai suamiku. Wahai Nabi ALLAH. Bukan itu yang kutangiskan." jawab Khadijah.

"Dahulu aku memiliki kemuliaan. Kemuliaan itu telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku adalah bangsawan. Kebangsawanan itu juga aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku memiliki harta kekayaan. Seluruh kekayaan itupun telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya.

"Wahai Rasulullah. Sekarang aku tak punya apa-apa lagi. Tetapi engkau masih terus memperjuangkan agama ini. Wahai Rasulullah. Sekiranya nanti aku mati sedangkan perjuanganmu ini belum selesai, sekiranya engkau hendak menyebrangi sebuah lautan, sekiranya engkau hendak menyebarangi sungai namun engkau tidak memperoleh rakit pun atau pun jembatan.

"Maka galilah lubang kuburku, ambilah tulang belulangku. Jadikanlah sebagai jembatan untuk engkau menyebrangi sungai itu supaya engkau bisa berjumpa dengan manusia dan melanjutkan dakwahmu.

"Ingatkan mereka tentang kebesaran Allah. Ingatkan mereka kepada yang hak. Ajak mereka kepada Islam, wahai Rasulullah.

Karena itu, peristiwa wafatnya Siti Khadijah sangat menusuk jiwa Rasulullah. Alangkah sedih dan pedihnya perasaan Rasulullah ketika itu karena dua orang yang dicintainya yaitu istrinya Siti Khadijah dan pamannya Abu Thalib telah wafat.

Tahun itu disebut sebagai Aamul Huzni (tahun kesedihan) dalam kehidupan Rasulullah.

Ilaa hadlratin Nabiyyil musthafa, wa ilaa Khadijah al Kubra, al Fatihah.



Kitab Al Busyro,

Tuesday, March 27, 2018

Talak atau perceraian dalam Islam

Talak atau perceraian dalam Islam

http://www.wongsantun.com/2015/08/talak-perceraian.html?m=1

Ta'rif talak menurut bahasa Arab adalah melepaskan ikatan. Yang dimaksud di sini adalah melepaskan ikatan pernikahan.

Apabila suami istri terjadi perselisihan yang menimbulkan permusuhan, menanam bibit kebencian antara keduanya atau terhadap kaum kerabat mereka, sehingga tidak ada jalan lain, sedangkan ikhtiar untuk perdamaian tidak dapat disambung lagi, maka talak (perceraian) itulah jalan satu-satunya yang menjadi pemisah antara mereka, sebab menurut asalnya hukum talak itu makruh, berdasarkan hadits :

عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنِ النَّبِىِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ  أَبْغَضُ الْحَلاَلِ إِلَى اللهِ تَعَالَى الطَّلاَقُ

Dari Ibnu Umar, dari nabi saw telah bersabda : sesuatu yang halal yang amat dibenci Allah adalah talak.  (H. R. Abu Daud no. 2180 dan Ibnu Majah no. 2096).

Hukum talak

1. Wajib. Apabila terjadi perselisihan antara suami istri, sedangkan dua hakim yang mengurus perkara keduanya sudah memandang perlu supaya keduanya bercerai

2. Sunah. Apabila suami tidak sanggup lagi membayar dan mencukupi kuajibannya (nafkahnya), atau perempuan tidak menjaga kegormatan dirinya.

رَوِيَ أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِىَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِنَّ إِمْرَأَتِيْ لَا تَرُدُّ يَدَ لَامِسٍ فَقَالَ النَّبِىُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَلِّقُهَا

Diriwayatkan bahwa seorang laki-laki telah datang kepada Nabi saw dan berkata : Istriku tidak menolak tangan orang yang menyentuhnya, jawab Nabi saw, hendaklah engkau ceraikan perempuan itu. (Al-Muhadzdzab juz 3 halaman 3).

3. Haram. dalam dua keadaan. (Pertama), menjatuhkan talak sewaktu si istri dalam keadaan haid. (Kedua), menjatuhkan talak sewaktu suci yang telah dicampurinya dalam waktu suci itu. Dalam sebuah hadits disebutkan :

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ رَضِىَ اللهُ عَنْهُمَا  أَنَّهُ طَلَّقَ امْرَأَتَهُ وَهْىَ حَائِضٌ عَلَى عَهْدِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُرْهُ فَلْيُرَاجِعْهَا ، ثُمَّ لِيُمْسِكْهَا حَتَّى تَطْهُرَ ثُمَّ تَحِيْضَ ، ثُمَّ تَطْهُرَ ، ثُمَّ إِنْ شَاءَ أَمْسَكَ بَعْدُ وَإِنْ شَاءَ طَلَّقَ قَبْلَ أَنْ يَمَسَّ ، فَتِلْكَ الْعِدَّةُ الَّتِى أَمَرَ اللهُ أَنْ تُطَلَّقَ لَهَا النِّسَاءُ

Dari Abdullah bin Umar ra, bahwa pada masa Rasulullah saw, ia pernah menceraikan isterinya dalam keadaan haid, maka Umar bin Al Khaththab pun menanyakan hal itu kepada Rasulullah saw. Maka Rasulullah saw bersabda : Perintahkanlah agar ia segera meruju'nya, lalu menahannya hingga ia suci dan haid kembali kemudian suci. Maka pada saat itu, bila ia mau, ia boleh menahannya, dan bila ingin, ia juga boleh menceraikannya sebelum dicampuri. Itulah Iddah yang diperintahkan oleh Allah untuk mentalak isteri. (H. R. Bukhari no. 5251 dan Muslim no. 3725)

4. Makruh. yaitu hukum asal talak itu sendiri yang telah disebutkan di atas.

Lafadz talak

1. Sarih (terang), yaitu kalimat yang tidak ragu-ragu lagi bahwa yang dimaksud adalah memutuskan ikatan pernikahan, seperti suami mengucapkan : Engkau tertalak, atau Saya cerai kamu. Kalimat yang terang ini tidak perlu dengan niat. Berarti apabila dikatakan oleh suami, berniat atau tidak berniat, keduanya terus bercerai, asal perkataannya itu bukan berupa hikayat (cerita).

2. Kinayah (sindiran), yaitu kalimat yang masih ragu-ragu, boleh diartikan untuk perceraian pernikahan atau yang lain, seperti kata suami,pulanglah kamu ke rumah orang tuamu, ataupergilah dari sini. Kalimat sindiran ini tergantung pada niatnya, artinya kalau tidak diniatkan untuk perceraian nikah, maka tidak jatuh talaknya. Kalau di niatkan untuk menjatuhkan talak,barulah talak itu jatuh.

Bilangan talak

Talak satu atau dua masih boleh rujuk (kembali) sebelum habis masa iddahnya, dan boleh menikah kembali sesudah masa iddahnya habis, dalam Al-Qur'an disebutkan :

الطَّلاَقُ مَرَّتَانِ فَإِمْسَاكٌ بِمَعْرُوفٍ أَوْ تَسْرِيحٌ بِإِحْسَانٍ

Talak (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang makruf atau menceraikan dengan cara yang baik. (Q.S. 2 Al Baqarah 229).

Adapun talak tiga tidak boleh rujuk atau kawin kembali, kecuali apabila si perempuan telah menikah dengan orang lain dan telah ditalak pula oleh suaminya yang kedua itu, dalam Al-Qur'an disebutkan :

فَإِن طَلَّقَهَا فَلاَ تَحِلُّ لَهُ مِنْ بَعْدُ حَتَّى تَنْكِحَ زَوْجاً غَيْرَهُ فَإِنْ طَلَّقَهَا فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْهِمَا أَنْ يَتَرَاجَعَا إِنْ ظَنَّا أَنْ يُقِيْمَا حُدُوْدَ اللهِ وَتِلْكَ حُدُوْدُ اللهِ يُبَيِّنُهَا لِقَوْمٍ يَعْلَمُوْنَ

Kemudian jika si suami menlalaknya (sesudah talak yang kedua), maka perempuan itu tidak halal lagi baginya hingga dia kawin dengan suami yang lain. Kemudian jika suami yang lain itu menceraikannya, maka tidak ada dosa bagi keduanya (bekas suami pertama dan istri) untuk kawin kembali jika keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Itulah hukum-hukum Allah, diterangkan-Nya kepada kaum yang (mau) mengetahui.(Q.S. 2 Al Baqarah 230)

SESUATU YG KAU KHAWATIRKAN, INI SOLUSINYA :

SESUATU YG KAU KHAWATIRKAN, INI SOLUSINYA :

(Doa doa dari Al Qur an)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓

💛 KHAWATIR HATIMU BERPALING DARI HIDAYAH :

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّاب��ُ

RABBANA LAA TUZIGH QULUU BANAA BA'DA IDZ HADAITANAA WAHAB LANA MILLADUNKA RAHMATAN, INNAKA ANTAAL WAHHAB.

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kpd kesesatan stlh Engkau berikan petunjuk kpd kami, dan karuniakanlah kpd kami rahmat dr sisiMu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.
(QS. 3 : 8)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓

🌷INGIN MATI SYAHID :

رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنْزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ 🍁

RABBANA AAMANNAA BIMAA ANZALTA WAAT TABA'NAAR RASUULA FAAK TUBNAA MA 'ASY SYAAHIDIIN.

Ya Tuhan kami, kami telah beriman kpd apa yg Engkau turunkan dan kami tlh mengikuti Rasul, krn itu tetapkanlah kami bersama golongan orang yg memberikan kesaksian.
(QS. 3 : 53)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓

😓☝ TERKENA KESUSAHAN :

حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ 🌷

HASBI YALLAH LAA ILAAHA ILLAA HUWA 'ALAIHI TAWAK KALTU WA HUWA RABBUL 'ARSYIL 'ADHIIM.

Cukuplah Allah bagiku ; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepadaNya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arsy (singgasana) yg agung.
(QS. 9 : 129)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓

🌸 MEMOHON KPD ALLAH AGAR  SHALAT KITA BESERTA KELUARGA TERJAGA :

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ 🍀

RABBIJ 'ALNII MUQIIMASH SHALAATI WA MIN DZUR RIYYATI RABBANA WA TAQABBAL DU 'AA.

Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yg tetap melaksanakan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doa kami.
(QS. 14 : 40)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓

💓 MOHON INGIN ISTRI DAN KELUARGAMU MENYENANGKAN DAN MENYEJUKKAN HATI :

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا 🌺

RABBANAA HABLANAA MIN AZWAA JINAA WA DZURRIY YATINAA QURRATA A' YUN WAAJ 'ALNAA LILMUTTAQIINA IMAAMAA.

Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kpd kami pasangan kami dan keturunan kami sbg penyenang hati kami, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang orang yg bertaqwa.
(QS. 25 : 74)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓

💝 RUMAH YANG PENUH KEBERKAHAN :

رَبِّ أَنْزِلْنِي مُنْزَلًا مُبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِين��َ

RABBI  ANZILNII MUNZALAM MUBAARAKAA, WA ANTA KHAIRUL MUNZILIIN.

Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yg diberkahi, dan Engkau adalah sebaik baik pemberi tempat.
(QS. 23 : 29)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓

😰👌 DIJAUHKAN DARI GANGGUAN SYETAN :

رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ 💚

RABBI A'UDZU BIKA MIN HAMAZAATISY  SYAYAATHIINI, WA 'AUDZU BIKA RABBI AYYAH DHZURUUN.

Ya Tuhanku, aku berlindung kpd Engkau dari bisikan bisikan syetan. Dan aku berlindung pula kpd Engkau ya Tuhanku agar mereka tidak mendekati aku.
(QS. 23 : 97 - 98)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓

💢 TAKUT MASUK NERAKA :

رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا 💦

RABBANAASH RIF 'ANNAA 'ADZAABA JAHANNAMA, INNA 'ADZAA BAHAA KAANA GHARAAMAA.

Ya Tuhan kami, jauhkanlah azab jahanam dari kami, karena sesungguhnya azabnya itu membuat kebinasaan yang kekal.
(QS. 25 : 65)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓

🌻 PERMOHONAN KPD ALLAH AGAR MENERIMA AMAL BAIKMU :

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ 🍂

RABBANAA TAQABBAL MINNAA INNAKA ANTAS SAMII'UL 'ALIIM.

Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sungguh Engkaulah yg Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
(QS. 2 : 127)

▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓

😔👆KESEDIHAN YANG MENDALAM :

إنما أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّه 🍃

INNAMAA ASYKUU BATS TSII WA HUZNII ILAALLAH.

Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.
(QS. 12 : 86)

MAGNET MENARIK REZEKI

MAGNET MENARIK REZEKI

Sederhana untuk dilakukan/amalkan sehari-hari, semoga bisa membantu membuka pintu rezeki.

1. Letakkanlah sedikit makanan kucing dan semangkuk air di luar rumah untuk kucing-kucing yang datang.

2. Sisihkanlah sedikit dari hasil gaji atau upah jerih payahmu, untuk di sumbangkan kepada anak yatim dan orang miskin.

3. Senantiasa sediakan uang kecil di dalam dompet untuk diberikan kepada yang memerlukan.

4. Letakkanlah di kamarmu sebuah kotak. Setiap kali kamu merasa melakukan dosa, masukkan uang kecil kedalamnya. Genap 1 bulan, buka kotak itu dan sedekahkan uang tersebut.

5. Jika kamu hadir dalam suatu acara (keluarga, kerabat atau sahabat), belilah 1 atau 2 kotak air mineral, niatkan untuk disedekahkan kepada orang yang memerlukannya (orang tua, orang sakit, anak-anak dan lain-lain). 

6. Jika kamu membeli barang dari pedagang-pedagang kecil kemudian kemudian sang pedagang ingin mengembalikan uang kembalian atau uang recehan, biarkan uang recehan itu untuknya (disedekahkan atau dihadiahkan).

7. Belilah Mushaf (Al-Qur'an), letakkan di salah satu masjid. Bayangkan berapa pahala yang akan kamu dapat dari setiap huruf dari mereka yang membacanya.

8. Berikanlah perasaan gembira kepada setiap orang, khususnya kepada mereka-mereka yang sedang ditimpa kesedihan, dengan senyuman dan ucapan doamu yg tulus.

9. Lemparkanlah senyuman kepada orang yang kamu temui, berilah salam kepada orang yang duduk dan berbicaralah dengan ucapan yang baik karena semuanya adalah sedekah.

10. Jangan biarkan kamu tertidur, melainkan telah kamu ampuni setiap orang yang telah berbuat jahat kepadamu dari menghinamu, menyebarkan fitnah dan menzalimimu.

11. Setting pada handphone kamu, tanda peringatan pada waktu-waktu tertentu untuk kamu membaca surah Al-Fatihah atau Al-Ikhlas yang di hadiahkan kepada kedua orangtua kamu, baik yang masih hidup atau telah meninggal dunia.

12. Silahkan kirimkan tips² ini ke semua teman atau sanak family kamu. Barangkali ada yang mau mengamalkannya.
Semoga kita pun akan diberi pahala  karenanya.

Selamat bersedekah..
Semoga kita dilimpahkan rezeki yang banyak dan berkah dari ALLAH SWT.. Aamiin...

Semoga bermanfaat
#Follow ig kita : Muh_AliBasyaiban

Sunday, March 25, 2018

Istananya si Pemaaf...

Istananya si Pemaaf...

Pada suatu hari, Rasulullah SAW sedang berkumpul dengan para sahabatnya...
Di tengah perbincangan dengan para sahabatnya, tiba-tiba Rasulullah saw. tertawa ringan sampai-sampai terlihat gigi depannya.

Umar r.a. yang berada di di situ, bertanya, :
"Demi engkau, ayah dan ibuku sebagai tebusannya, apa yang membuatmu tertawa, wahai Rasulullah?"_

Rasulullah SAW menjawab,:
" Aku di beritahu Malaikat, bahwa pada hari kiamat nanti, ada dua orang yang duduk bersimpuh sambil menundukkan kepala mereka di hadapan Allah."_

_" Salah satunya mengadu kepada Allah sambil berkata,:

‘Ya Rabb, ambilkan kebaikan dari orang ini untukku karena dulu ia pernah berbuat zalim kepadaku’"._

Allah SWT berkata,:
"Bagaimana mungkin Aku mengambil kebaikan saudaramu ini, karena tidak ada kebaikan di dalam dirinya sedikitpun?"_

Orang itu berkata,:
" Ya Rabb, kalau begitu, biarlah dosa-dosaku dipikul olehnya"._

Sampai di sini, mata Rasulullah SAW berkaca-kaca.
Rasulullah SAW tidak mampu menahan tetesan airmatanya.

Beliau menangis...

Lalu, beliau Rasulullah berkata,:
"Hari itu adalah hari yang begitu mencekam, di mana setiap manusia ingin agar ada orang lain yang memikul dosa-dosa nya."

Rasulullah SAW  melanjutkan kisahnya.

Lalu Allah berkata kepada orang yang mengadu tadi,:

" Sekarang angkat kepalamu.."

Orang itu mengangkat kepalanya, lalu ia berkata,:

" Ya Rabb, aku melihat di depan ku ada istana-istana yang terbuat dari emas, dengan puri dan singgasananya yang terbuat dari emas & perak bertatahkan intan berlian..! "

" Istana-istana itu untuk Nabi yang mana, ya Rabb?"

" Untuk orang shiddiq yang mana, ya Rabb?

"Untuk Syuhada yang mana, ya Rabb?"

Allah berkata,:
" Istana itu diberikan kepada orang yang mampu membayar harganya."

Orang itu berkata,:

"Siapakah yang bakal mampu membayar harganya, ya Rabb?"

Allah berkata,:

" Engkau mampu membayar harganya."

Orang itu terheran-heran, sambil berkata,:

" Dengan cara apa aku membayarnya, ya Rabb?"

Allah berkata,:

‘CARAnya engkau MAAFkan saudaramu yang duduk di sebelahmu, yang kau adukan kezalimannya kepada-Ku’.

Orang itu berkata,:

"Ya Rabb, kini aku memaafkannya."

Allah berkata,:

'Kalau begitu, gandeng tangan saudaramu itu, dan ajak ia masuk surga bersamamu..."

Setelah menceritakan kisah itu, Rasulullah saw. berkata,:

"Bertakwalah kalian kepada Allah dan hendaknya kalian SALING BERDAMAI dan MEMAAFkan, sesungguhnya Allah mendamaikan persoalan yang terjadi di antara kaum muslimin."

( Kisah di atas terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam al-Hakim, dengan sanad yang shahih.)

***

Saudaraku tercinta...

Amalan hati yang nilainya tinggi di hadapan Allah adalah meminta maaf, memberi maaf, dan saling memaafkan...

Semoga hati kita semua menjadi manfaat dihari perhitungan nanti...

Aamiin Yaa Allah..

Maafkan diriku ini duhai sahabat2ku sekiranya pernah menyakitimu..& semoga kita sama" masuk syurga ...آمين

#Jaya dengan Ilmu dan Adab#

Talak atau perceraian dalam Islam

Talak atau perceraian dalam Islam

Ta'rif talak menurut bahasa Arab adalah melepaskan ikatan. Yang dimaksud di sini adalah melepaskan ikatan pernikahan.

Apabila suami istri terjadi perselisihan yang menimbulkan permusuhan, menanam bibit kebencian antara keduanya atau terhadap kaum kerabat mereka, sehingga tidak ada jalan lain, sedangkan ikhtiar untuk perdamaian tidak dapat disambung lagi, maka talak (perceraian) itulah jalan satu-satunya yang menjadi pemisah antara mereka, sebab menurut asalnya hukum talak itu makruh, berdasarkan hadits :

عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنِ النَّبِىِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ  أَبْغَضُ الْحَلاَلِ إِلَى اللهِ تَعَالَى الطَّلاَقُ

Dari Ibnu Umar, dari nabi saw telah bersabda : sesuatu yang halal yang amat dibenci Allah adalah talak.  (H. R. Abu Daud no. 2180 dan Ibnu Majah no. 2096).

Hukum talak

1. Wajib. Apabila terjadi perselisihan antara suami istri, sedangkan dua hakim yang mengurus perkara keduanya sudah memandang perlu supaya keduanya bercerai

2. Sunah. Apabila suami tidak sanggup lagi membayar dan mencukupi kuajibannya (nafkahnya), atau perempuan tidak menjaga kegormatan dirinya.

رَوِيَ أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِىَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِنَّ إِمْرَأَتِيْ لَا تَرُدُّ يَدَ لَامِسٍ فَقَالَ النَّبِىُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَلِّقُهَا

Diriwayatkan bahwa seorang laki-laki telah datang kepada Nabi saw dan berkata : Istriku tidak menolak tangan orang yang menyentuhnya, jawab Nabi saw, hendaklah engkau ceraikan perempuan itu. (Al-Muhadzdzab juz 3 halaman 3).

3. Haram. dalam dua keadaan. (Pertama), menjatuhkan talak sewaktu si istri dalam keadaan haid. (Kedua), menjatuhkan talak sewaktu suci yang telah dicampurinya dalam waktu suci itu. Dalam sebuah hadits disebutkan :

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ رَضِىَ اللهُ عَنْهُمَا  أَنَّهُ طَلَّقَ امْرَأَتَهُ وَهْىَ حَائِضٌ عَلَى عَهْدِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُرْهُ فَلْيُرَاجِعْهَا ، ثُمَّ لِيُمْسِكْهَا حَتَّى تَطْهُرَ ثُمَّ تَحِيْضَ ، ثُمَّ تَطْهُرَ ، ثُمَّ إِنْ شَاءَ أَمْسَكَ بَعْدُ وَإِنْ شَاءَ طَلَّقَ قَبْلَ أَنْ يَمَسَّ ، فَتِلْكَ الْعِدَّةُ الَّتِى أَمَرَ اللهُ أَنْ تُطَلَّقَ لَهَا النِّسَاءُ

Dari Abdullah bin Umar ra, bahwa pada masa Rasulullah saw, ia pernah menceraikan isterinya dalam keadaan haid, maka Umar bin Al Khaththab pun menanyakan hal itu kepada Rasulullah saw. Maka Rasulullah saw bersabda : Perintahkanlah agar ia segera meruju'nya, lalu menahannya hingga ia suci dan haid kembali kemudian suci. Maka pada saat itu, bila ia mau, ia boleh menahannya, dan bila ingin, ia juga boleh menceraikannya sebelum dicampuri. Itulah Iddah yang diperintahkan oleh Allah untuk mentalak isteri. (H. R. Bukhari no. 5251 dan Muslim no. 3725)

4. Makruh. yaitu hukum asal talak itu sendiri yang telah disebutkan di atas.

Lafadz talak

1. Sarih (terang), yaitu kalimat yang tidak ragu-ragu lagi bahwa yang dimaksud adalah memutuskan ikatan pernikahan, seperti suami mengucapkan : Engkau tertalak, atau Saya cerai kamu. Kalimat yang terang ini tidak perlu dengan niat. Berarti apabila dikatakan oleh suami, berniat atau tidak berniat, keduanya terus bercerai, asal perkataannya itu bukan berupa hikayat (cerita).

2. Kinayah (sindiran), yaitu kalimat yang masih ragu-ragu, boleh diartikan untuk perceraian pernikahan atau yang lain, seperti kata suami,pulanglah kamu ke rumah orang tuamu, ataupergilah dari sini. Kalimat sindiran ini tergantung pada niatnya, artinya kalau tidak diniatkan untuk perceraian nikah, maka tidak jatuh talaknya. Kalau di niatkan untuk menjatuhkan talak,barulah talak itu jatuh.

Bilangan talak

Talak satu atau dua masih boleh rujuk (kembali) sebelum habis masa iddahnya, dan boleh menikah kembali sesudah masa iddahnya habis, dalam Al-Qur'an disebutkan :

الطَّلاَقُ مَرَّتَانِ فَإِمْسَاكٌ بِمَعْرُوفٍ أَوْ تَسْرِيحٌ بِإِحْسَانٍ

Talak (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang makruf atau menceraikan dengan cara yang baik. (Q.S. 2 Al Baqarah 229).

Adapun talak tiga tidak boleh rujuk atau kawin kembali, kecuali apabila si perempuan telah menikah dengan orang lain dan telah ditalak pula oleh suaminya yang kedua itu, dalam Al-Qur'an disebutkan :

فَإِن طَلَّقَهَا فَلاَ تَحِلُّ لَهُ مِنْ بَعْدُ حَتَّى تَنْكِحَ زَوْجاً غَيْرَهُ فَإِنْ طَلَّقَهَا فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْهِمَا أَنْ يَتَرَاجَعَا إِنْ ظَنَّا أَنْ يُقِيْمَا حُدُوْدَ اللهِ وَتِلْكَ حُدُوْدُ اللهِ يُبَيِّنُهَا لِقَوْمٍ يَعْلَمُوْنَ

Kemudian jika si suami menlalaknya (sesudah talak yang kedua), maka perempuan itu tidak halal lagi baginya hingga dia kawin dengan suami yang lain. Kemudian jika suami yang lain itu menceraikannya, maka tidak ada dosa bagi keduanya (bekas suami pertama dan istri) untuk kawin kembali jika keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Itulah hukum-hukum Allah, diterangkan-Nya kepada kaum yang (mau) mengetahui.(Q.S. 2 Al Baqarah 230)

Tuesday, March 20, 2018

Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad..Bahan Renungan dan Evaluasi Diri.

Subhanallah..

Jendral Bintang 4 Jago Baca Al'Quran..Subhanallah....

Thursday, March 15, 2018

Seorang Alim bertanya kepada seseorang:

Seorang Alim bertanya kepada seseorang:
"Berapa usiamu sekarang ?"
Orang itu menjawab:
"40 tahun.... "
“Berarti kamu sejak 40 tahun yang lalu sedang berjalan menuju Allah, dan bisa jadi sebentar lagi akan sampai tujuanmu” kata si Alim.

“Innaalillaahi wa innaa ilaiyhi raaji’un” ucap orang tersebut.

“Tahukah kamu apa arti ucapanmu itu?” Tanya si Alim.

“Ya aku tahu, artinya: Aku hamba milik Allah dan kepada-Nya aku kembali”.

Lalu di Alim berkata:
"Barangsiapa menyadari bahwa ia hamba Allah dan akan kembali kepadanya, sadarlah bahwa kelak ia akan dipanggil menghadap.

Dan barangsiapa menyadari bahwa ia akan dipanggil menghadap, maka sadarilah bahwa ia akan ditanya.
Dan barangsiapa menyadari bahwa ia akan ditanya, maka seharusnya dia mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan itu... " Jelas si Alim.

Orang itu bertanya:
"Bagaimana solusinya... ?!"

" Mudah... ", jawab si Alim.
"Apa itu?" Orang itu mengejar.

Jawab si Alim:
“Berbuat baiklah pada sisa umurmu, maka dosa-dosamu yang lalu akan diampuni Allah..
Tetapi jika kamu berbuat buruk pada sisa umurmu, maka kamu akan dihukum akibat dosamu sekarang dan juga dosa-dosamu yang telah lalu”.

Semoga bermanfaat...
Amiin yaa rabbal alamiin....

Keutamaan menolong sesama muslim

Keutamaan menolong sesama muslim


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلىٰ مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَ اللهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيْهِ وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوْتِ اللهِ يَتْلُوْنَ كِتَابَ اللهِ وَيَتَدَارَسُوْنَهُ بَيْنَهُمْ إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِيْنَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللهُ فِيْمَنْ عِنْدَهُ وَمَنْ بَطَّأَ بِهِ عَمَلُهُ لَمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ

Dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah saw telah bersabda: "Barang siapa membebaskan seorang mukmin dari suatu kesulitan dunia, maka Allah akan membebaskannya dari suatu kesulitan pada hari kiamat. Barang siapa memberi kemudahan kepada orang yang berada dalam kesulitan, maka Allah akan memberikan kemudahan di dunia dan akhirat. Barang siapa menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat. Allah akan selalu menolong hamba-Nya selama hamba tersebut menolong saudaranya sesama muslim. Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan jalan ke surga baginya. Tidaklah sekelompok orang berkumpul di suatu masjid (rumah Allah) untuk membaca Al- Qur'an, melainkan mereka akan diliputi ketenangan, rahmat, dan dikelilingi para malaikat, serta Allah akan menyebut-nyebut mereka pada malaikat-malaikat yang berada di sisi-Nya. Barangsiapa yang ketinggalan amalnya, maka nasabnya tidak juga meninggikannya". H.R. Muslim no. 7028

Tuesday, March 13, 2018

MERUBAH TAKDIR

MERUBAH TAKDIR
SUATU HARI, MALAIKAT MAUT MENDATANGI NABI IBRAHIM A.S, LALU BERTANYA :
*MALAIKAT :* “SIAPA ANAK MUDA YANG TADI MENDATANGIMU WAHAI IBRAHIM ?
*MALAIKAT :*
*NABI IBRAHIM :* ITU TADI SAHABATKU & SEKALIGUS MURIDKU.
DIA INGIN MENYAMPAIKAN AKAN MENIKAH BESOK PAGI.
ADA APA DIA DATANG MENEMUIMU..? *NABI IBRAHIM :* *MALAIKAT:*
HABIS BERKATA SEPERTI ITU, MALAIKAT MAUT PUN PERGI MENINGGALKAN NABI IBRAHIM.
WAHAI IBRAHIM, SAYANG SEKALI, UMUR ANAK ITU TIDAK AKAN SAMPAI BESOK PAGI.
HAMPIR SAJA NABI IBRAHIM A.S TERGERAK UNTUK MEMBERITAHU ANAK MUDA TERSEBUT, GUNA MENYEGERAKAN PERNIKAHANNYA MALAM ITU JUGA, DAN MEMBERITAHU TENTANG KEMATIANNYA.
TETAPI LANGKAHNYA TERHENTI. NABI IBRAHIM A.S MEMILIH KEMATIAN TETAP MENJADI RAHSIA ALLAH.. ESOK PAGINYA, NABI IBRAHIM A.S TERNYATA MELIHAT & MENYAKSIKAN ANAK MUDA TERSEBUT MELANGSUNGKAN PERNIKAHANNYA.
KENAPA MALAIKAT BERBOHONG TEMPOH HARI,
HARIPUN BERGANTI, MINGGU BERGANTI, BULAN BERGANTI, & TAHUN PUN BERGANTI TAHUN, NABI IBRAHIM A.S MALAH MELIHAT ANAK MUDA INI PANJANG UMURNYA SEHINGGA USIANYA 70 TAHUN.. NABI IBRAHIM A.S PUN BERTANYA KEPADA MALAIKAT MAUT, MENYAMPAIKAN JIKA ANAK MUDA ITU AKAN MATI BESOK PAGI,
BAHAWA DI MALAM MENJELANG PERNIKAHANNYA,
TERNYATA TIDAK MATI, BAHKAN UMURNYA PANJANG.. *MALAIKAT MAUT :* DIRINYA MEMANG AKAN MENCABUT NYAWA ANAK MUDA TERSEBUT, KERANA ALLAH MENAHANNYA, DAN KENAPA ALLAH SWT MENAHAN TANGANKU UNTUK TIDAK MENCABUT NYAWA ANAK MUDA ITU (DAHULU)...? KETAHUILAH WAHAI IBRAHIM,
DAN ALLAH MEMBERITAHU LEWAT KALAM RASULNYA, MUHAMMAD SAW BAHWA SEDEKAH ITU BISA MEMANJANGKAN UMUR
ANAK MUDA TERSEBUT MENYEDEKAHKAN SEPARUH DARI KEKAYAANNYA. DAN INILAH YANG MEMBUAT ALLAH MEMUTUSKAN UNTUK MEMANJANGKAN UMUR ANAK MUDA TERSEBUT, HINGGA ENGKAU MASIH MELIHATNYA HIDUP.. KEMATIAN MEMANG DI TANGAN ALLAH SWT, JUSTRU ITU, MEMAJUKAN DAN MEMUNDURKAN KEMATIAN ADALAH HAK ALLAH.
AAMIIN YA RABB
*SAUDARAKU, MARILAH KITA PERBANYAK BERSEDEKAH* MARI KITA AWALI SEDEKAH KITA INI, DENGAN MENGIRIMKAN KISAH YG BERMANFAAT INI, BAIK KEPADA KELUARGA, SAUDARA & HANDAI TAULAN KITA... SELAMAT BERSEDEKAH DENGAN TULISAN INI, SEMOGA DICATAT SEBAGAI IBADAH...

Tahukah siapa-siapa orang yang membawa BERKAH dalam Kehidupan Kita...

Tahukah siapa-siapa orang yang membawa BERKAH dalam Kehidupan Kita...

● PERTAMA : Orang yang Membantu Kita Ketika SUSAH...
● KEDUA :  Orang yang Meninggalkan Kita Ketika SUSAH...
● KETIGA : Orang yang Menyebabkan 
   Kita Jadi SUSAH...

🍃 Mengapa membawa BERKAH.??? 

Karena ke-3 JENIS orang ini secara tidak langsung selain MELATIH kesabaran (Potensi Diri) kita, juga membuat kita semakin dewasa dan bijaksana ....

Setiap PERISTIWA pasti akan membawa cerita sendiri, apakah cerita yg membahagiakan atau cerita yg membuat kita mengeluarkan airmata, tergantung bgm kita menghadapinya

ALAM tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu BIRU, bunga selalu MEKAR, dan mentari selalu BERSINAR.

Tapi ketahuilah bahwa ALAM  selalu memberi PELANGI di setiap BADAI, senyum disetiap AIR MATA, Rahmat & berkat di setiap COBAAN, serta jawaban di setiap DOA......

Jangan pernah MENYERAH, terus berjuanglah, Life is so beautiful....
Hidup bukanlah suatu TUJUAN, melainkan sebuah PERJALANAN.
Indahnya HIDUP bukan karena banyak orang MENGENAL kita, namun berapa banyak orang yang BAHAGIA mengenal kita. 
Serta berusaha selalu berbuat BAIK, juga POSITIF dalam bertindak adalah kunci SUKSES.

Kita mungkin memiliki KEKURANGAN, merasa GELISAH dan kadangkala hidup tidak tenteram, namun jangan LUPA hidup kita adalah sebuah PROYEK terbesar di dunia ini. 
Hanya kita yang SANGGUP menjaga agar tidak MEROSOT. 
Ada BANYAK orang membutuhkan kita, mengagumi kita dan mencintai kita.

Kita harus ingat, bahwa menjadi BAHAGIA bukan berarti memiliki langit tanpa badai, atau jalan tanpa musibah, atau bekerja tanpa merasa letih, ataupun hubungan!tanpa kekecewaan. 
Menjadi BAHAGIA adalah mencari kekuatan untuk memaafkan, mencari harapan dalam perjuangan, mencari rasa aman di saat ketakutan, mencari kasih di saat perselisihan. 

Menjadi BAHAGIA bukan hanya menyimpan SENYUM, tetapi juga mengolah KESEDIHAN. 
Bukan hanya mengenang KEJAYAAN, melainkan juga belajar dari KEGAGALAN. 
Bukan hanya bergembira karena menerima tepuk tangan meriah, tetapi juga bergembira meskipun tak ternama.

Perintah untuk bersiwak

Perintah untuk bersiwak

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي أَوْ عَلَى النَّاسِ لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ مَعَ كُلِّ صَلَاةٍ

Dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah saw bersabda: "Sekiranya tidak memberatkan ummatku atau manusia, niscaya aku akan perintahkan kepada mereka untuk bersiwak (menggosok gigi) pada setiap kali hendak shalat." H.R. Bukhari no. 887 

LISAN IBU

*LISAN IBU*

Ketika seorang wanita sudah menjadi IBU, maka Alloh akan menganugerahkan kepadanya satu senjata yang sangat ampuh di muka bumi..
Tahukah apa itu?
Itu adalah Lisannya..
Lisannya akan menjadi berat timbangannya..
Doa ibu akan mampu menjadi penghancur kesulitan bagi anak keturunannya..
Lisannya akan menjadi pembuka pintu-pintu langit..
Ucapannya akan diijabah.. Doanya akan melesat tanpa penghalang..
Maka pantang bagi seorang ibu untuk mengeluh, karena keluhannya pun akan menjadi kenyataan, sebagaimana harapan dan doanya pun akan menjadi kenyataan..
Dan mengeluhnya seorang ibu akan menjadi pemberat langkah setiap anggota keluarganya, termasuk bagi suaminya..
Ucapan buruknya akan menjadi kendala bagi dirinya dan keluarganya..
Gunakan untuk bermunajat meminta kepada Alloh agar suamimu dimudahkan dalam mencari nafkah.. Jangan mengeluhkan tentang dirinya. Itu justru akan semakin memberatkan..
Lisan seorang ibu layaknya mukjizat para nabi.. atau Karomah para kyai..
Maka berhati-hatilah wahai para ibu ketika Anda menggunakan senjata terampuh ini..
Subhanallah
Gunakan untuk bermunajat meminta kemudahan dan kesalehan atas anak-anakmu,, jangan mengeluhkannya. Karena itu akan menjadi benar adanya..
--------

Hadits Keutamaan Doa Setelah Adzan

Hadits Keutamaan Doa Setelah Adzan

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَالَ حِيْنَ يَسْمَعُ النِّدَاءَ *اَللهم رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًانِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًانِ الَّذِي وَعَدْتَه*ُ حَلَّتْ لَهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Dari Jabir bin Abdullah, bahwa Rasulullah saw bersabda : Barangsiapa berdo'a setelah mendengar adzan:  *ALLAHUMMA RABBA HAADZIHID DA'WATIT TAMMAH WASHSHALAATIL QAA'IMAH. AATI MUHAMMADANIL WASIILATA WALFADLIILAH WAB'ATSHU MAQAAMAM MAHMUUDANIL LADZII WA'ADTAH* (Ya Allah. Rabb Pemilik seruan yang sempurna ini, dan Pemilik shalat yang akan didirikan ini, berikanlah wasilah (perantara) dan keutamaan kepada Muhammad. Bangkitkanlah ia pada kedudukan yang terpuji sebagaimana Engkau telah janjikan)'. Maka ia berhak mendapatkan syafa'atku pada hari kiamat. (H. R. Bukhari no. 614)

Biografi Nabi Muhammad - SAW sewaktu beliau masih hidup.

*Biografi Nabi Muhammad - SAW sewaktu beliau masih hidup.*

*40 pelajaran dari AKHLAK Nabi Muhammad S.A.W.*
------------------------------
01. Jangan tidur antara fajr dan Ishraq (saat ☀ muncul), Asr dan Maghrib, Maghrib dan Isha.
------------------------------
02.Hindarkan duduk dengan orang yang bau badan. Contoh bawang putih atau merah 😷
------------------------------
03. Jangan tidur dekat orang yang berbicara buruk sebelum tidur.
------------------------------
04. Jangan makan dan minum dengan tangan kiri.
------------------------------
05. Jangan makan makanan yang dikeluarkan dari gigimu ( Ceuhil ).
------------------------------
06. Jangan membunyikan sendi2 jari tangan maupun kaki.
------------------------------
07. Periksa dulu sepatumu sebelum memakainya.
------------------------------
08. Jangan memandang ke langit ketika shalat.
------------------------------
09. Jangan meludah dalam toilet.
------------------------------
10. Jangan bersihkan gigi dengan arang. 
------------------------------
11. Duduk/jongkok baru kenakan celana.
------------------------------
12.  Jangan patahkan benda keras dengan gigimu.
------------------------------
13. Jangan meniup makananmu ketika masih panas, tapi kamu boleh mengipasinya.
------------------------------
14. Jangan melihat/menghitung kesalahan orang lain.
------------------------------
15. Jangan berbicara antara iqamah dan adhan. 
------------------------------
16. Jangan berbicara dalam toilet.
------------------------------
17. Jangan membicarakan keburukan temanmu / orang lain.
------------------------------
18. Jangan membuat temanmu marah
------------------------------
19. Jangan sering melihat ke belakang ketika berjalan.
------------------------------
20. Jangan hentakkan kakimu saat berjalan.
------------------------------
21. Jangan terlalu curigaan pada temanmu / orang lain.
------------------------------
22. Jangan pernah / suka berdusta.
------------------------------
23. Jangan membaui makanan saat memakannya.
------------------------------
24. Bicara yang jelas agar orang lain bisa memahami.
------------------------------
25. Hindari bepergian sendirian.
------------------------------
26. Jangan memutuskan sendiri namun berkonsultasilah dengan orang yang tahu.
------------------------------
27. Jangan terlalu membanggakan  diri.
------------------------------
28. Jangan sedih dengan makananmu.
------------------------------
29. Jangan besar mulut.
------------------------------
30. Jangan mengusir pengemis.
------------------------------
31. Layani tamumu dengan baik dengan sepenuh hati.
------------------------------
32. Sabar Dan tawakal ketika dalam kemiskinan.
------------------------------
33. Bantulah dalam perkara kebaikan.
------------------------------
34. Pikirkanlah kesalahanmu dan bertaubatlah segera.
------------------------------
35.  Berbuat baiklah kepada orang yang berlaku jahat padamu.
------------------------------
36. Qana'ah (hidup apa adanya)
------------------------------
37. Jangan terlalu sering Tidur, menyebabkan pikun.
------------------------------
38. Bertaubatlah minimal 100 kali sehari Dengan mengucapkan (Istighfaar).
------------------------------
39. Jangan makan dalam keadaan gelap.
------------------------------
40. Jangan makan sepenuh-penuh mulut.
---------------------------------------- Kirim ke yang lain untuk mengingatkan mereka.
-------------------------------
semoga Allah merahmatimu...! Aamiin.

Hadits keutamaan membaca surat Yasin &Hukum Shalat Memakai Sandal

Hadits keutamaan membaca surat Yasin
حَدَّثَنَا صَفْوَانُ حَدَّثَنِى الْمَشْيَخَةُ أَنَّهُمْ حَضَرُوْا عِنْدَ غُضَيْفِ بْنِ الْحَارِثِ الثُّمَالِىِّ حِيْنَ اشْتَدَّ سَوْقُهُ فَقَالَ هَلْ مِنْكُمْ أَحَدٌ يَقْرَأُ يس قَالَ فَقَرَأَهَا صَالِحُ بْنُ شُرَيْحٍ السَّكُونِىُّ فَلَمَّا بَلَغَ أَرْبَعِيْنَ مِنْهَا قُبِضَ. قَالَ وَكَانَ الْمَشْيَخَةُ يَقُوْلُوْنَ إِذَا قُرِئَتْ عِنْدَ الْمَيِّتِ خُفِّفَ عَنْهُ بِهَا. قَالَ صَفْوَانُ وَقَرَأَهَا عِيْسَى بْنُ الْمُعْتَمِرِ عِنْدَ ابْنِ مَعْبَدٍ
Telah menceritakan kepada kami Shafwan, telah bercerita kepadaku para guru, bahwa mereka mendatangi Ghudhaif bin Haris Ats-Tsumali ketika penyakitnya sangat parah. Lalu Shafwan berkata : Adakah diantara kamu sekalian yang mau membacakan surat Yasin? Shaleh bin Syuraih As-Sakuni yang membaca surat Yasin. Setelah ia membaca 40 dari surat Yasin, Ghudhaif meninggal. Maka para guru berkata : Jika suratYasin dibacakan di dekat orang yang sedang menghadapi ajalnya maka ia akan diringankan (keluarnya ruh) dengan surat Yasin tersebut. Shafwan berkata : (Begitu pula) Isa bin Mu'tamir membacakan surat Yasin di dekat Ibnu Ma'bad. (H. R. Ahmad No 17432)
*Hukum Shalat Memakai Sandal*
Shalat dengan memakai sandal diperbolehkan jika shalatnya di atas tanah dan dipastikan sandalnya suci dari najis, namun bila shalatnya di dalam bangunan masjid dan berlantai keras maka ini menjadi terlarang karena masjid harus terjaga kebersihan dan kesuciannya. Mengenai shalat memakai sandal ini diterangkan dalam hadits :
عَنْ سَعِيْدِ بْنِ يَزِيْدَ الْأَزْدِيِّ قَالَ سَأَلْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ: أَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي فِي نَعْلَيْهِ؟ قَالَ نَعَمْ
قَالَ اِبْنُ بَطَّالٍ : هُوَ مَحْمُوْل عَلَى مَا إِذَا لَمْ يَكُنْ فِيْهِمَا نَجَاسَة، ثُمَّ هِيَ مِنَ الرُّخَصَّ كَمَا قَالَ اِبْنُ دَقِيْقٌ الْعِيْد لَا مِنَ الْمُسْتَحَبَّاتٍ ؛ لِأَنَّ ذَلِكَ لَا يَدْخُل فِي الْمَعْنَى الْمَطْلُوْب مِنَ الصَّلَاةِ ، وَهُوَ وَإِنْ كَانَ مِنْ مَلَابِس الزِّيْنَة إِلَّا أَنَّ مُلَامَسَته الْأَرْض الَّتِي تَكْثُر فِيْهَا النَّجَاسَات قَدْ تَقْصُر عَنْ هَذِهِ الرُّتْبَة
Dari Sa’id bin Zaid Al-Azdiy ia berkata, saya bertanya kepada Anas bin Malik : Apakah Nabi saw itu shalat dengan mengenakan alas kaki (sandal)? Anas menjawab : Ya. (H. R. Bukhari no. 386) Syaikh Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitabnya menegaskan :
Ibnu Bathal berkomentar : Hadits ini dipahami bahwa alas kaki (sandal) dipakai jika tidak ada najisnya, selain itu ia merupakan rukhsah / dispensasi bukan termasuk hal yang disunnahkan. Demikian dinyatakan oleh Ibnu Daqieq Al-’ld. Karena ia tidak termasuk ke cakupan makna yang dituntut  dari shalat. Alas kaki itu sekalipun pakaian perhiasan namun bersentuhannya dengan tanah yang banyak mengandung najis telah membuatnya tidak masuk ke tingkatan itu. (Kitab Fathul Bari , Juz II, halaman 100)
Dan yang perlu diperhatikan adalah cara pemakaian sandal ketika shalat ataupun membawa sandal turut serta dalam ibadah shalat. Jika yang dimaksud adalah shalat dengan memakai sandal maka shalatnya tidak sah dikarenakan salah satu dari syarat sahnya shalat adalah sesuatu yang dipakai (malbus) haruslah suci dari najis. Sehingga ketika sandalnya ini tetap dipakai (jari kakinya dikaitkan ke tali sandalnya) maka sandal tersebut tergolong malbus.
Shalat dengan memakai sandal tentu harus memperhatikan pula tempat shalatnya, apakah itu di atas tanah ataukah di atas lantai bangunan masjid. Apabila shalatnya berada di atas tanah maka diperbolehkan dengan memakai sandal dengan ketentuan tersebut di atas, sedangkan apabila berada di dalam bangunan masjid berlantai keras dan bersih maka shalat dengan memakai sandal adalah perlakuan yang tidak sopan dan tidak menjaga kehormatan masjid.
Tapi jika yang dikehendaki adalah sandalnya hanya dijadikan sebagai tempat pijakan dengan tanpa mengaitkan jari kakinya ke tali sandal maka praktek yang demikian tidaklah bermasalah. Dalam artian shalatnya tetap sah. Paling tidak ia dikatakan muhadzah (sejajar) dengan najis ketika najisnya berada di bawah sandal yang ia pijak. Dan hal demikian sama halnya ketika shalat diatas sajadah yang di bawahnya terdapat najis.
Syaikh Zainuddin Al-Malibari dalam kitabnya menehaskan : وَيَحْرُمُ بَوْلٌ فِيْهِ وَلَوْ فِي نَحْوِ طَشْتٍ. وَإِدْخَالُ نَعْلٍ مُتَنَجِّسَةٍ لَمْ يَأْمَنِ التَّلْوِيْثُ Dan haram kencing di dalam masjid sekalipun diwadahi (ditampung). memasukkan sandal bernajis yang mana tidak lepas dapat mengkotori. (Kitab Fathul Mu'in, halaman 41) Syaikh Muhammad Amin (Ibnu Abidin) dalam kitabnya menegaskan :
Akan tetapi apabila dikhawatirkan dengan (memakai) sandal akan mengotori lantai masjid hendaknya perbuatan itu mesti ditiadakan meskipun suci. Adapun masjid Nabawi (dulu) dihampari kerikil di jaman Nabi saw yang berbeda keadaannya di jaman kita. Dan kemungkinan hal itu menjadi dasar dalam kitab Umdatul Muftiy tentang adanya penjelasan bahwa masuk masjid dengan memakai sandal termasuk buruknya adab. (Kitab Raddul Mukhtar, Juz V, halaman 78)

shalat sunnah fajar

shalat sunnah fajar

عَنْ عَائِشَةَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا. وفى رواية : لَهُمَا أَحَبُّ إِلَيَّ مِنَ الدُّنْيَا جَمِيْعًا

Dari 'Aisyah dari Nabi saw, beliau bersabda: "Dua rakaat fajar lebih baik daripada dunia seisinya." Dalam riwayat lainnya : "Kedua rakaat itu lebih aku sukai daripada dunia seluruhnya." H.R.Muslim  no. 1721 dan 1722 

Postingan Terbaru :

Tulisan : Prof. Dr. Bj. Habibie.

Tulisan : Prof. Dr. Bj. Habibie._ Ada yang memiliki kecukupan harta dan benda, tapi dia diberi sakit yang parah, . Ada yang memiliki ist...